
Pada satu kesempatan saya berdiskusi seputar wirusaha dengan teman saya yang bernama Agung. Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia Bandung (UPI) tingkat akhir yang di tengah-tengah kesibukan kuliahnya juga menjalankan orderan kaos & jas, untuk partai politik, almamater,dll. Di tengah-tengah diskusi kami, obrolan menyerempet pada trend bisnis warnet di daerahnya yang sedang bagus-bagusnya.
“Di tempat saya warnet hanya ada beberapa kang & selalu waiting list” begitu kilah agung, saat saya mengatatakan kalau trend usaha warnet di daerah teman saya (bekasi & jakarta) sedang mengalami kejenuhan. Bahkan ada beberapa warnet di sana yang sudah tidak mampu lagi bersaing hingga gulung tikar.
Memang, perbedaan perkotaan dengan daerah dalam aspek apapun cukup jauh berbeda. Mulai dari kehidupan sosial, perekonomian, juga masalah kemajuan teknologi. Di kota, mobilisasi kemajuan sangat cepat. Berbeda dengan di daerah yang mobilisasinya terasa cukup lambat. Hal itu di dorong karena ketersediaan fasilitas di kota jauh lebih banyak dan sangat mudah di dapatkan.


